Persembahan yang benar (Roma 12:1)

Persembahan yang benar (Roma 12:1)

Oleh

Tensendi

STT Pelita Bangsa

 

Kalau kita melihat dari Alkitab Lembaga Indonesia ada beberapa contoh yang nyata ini, apa yang saudara pikirkan tentang Persembahan yang benar? Disini yang saya mau bahas tentang persembahan yang benar adalah: yaitu

  1. Supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup. (Roma 12:1).
  2. Persembahan yang benar. (Markus 12:42).
  3. Seluruh hidupnya untuk Tuhan. (Lukas 2:37).

Terkadang dalam kehidupan kita sangat mudah untuk menghakimi seseorang yang tidak sesuia di mata kita, misalanya ketika seseorang sedang beribadah dia tidak menghiraukan orang yang ada di samping kiri, kanan, depan dan belakang terkadang kita capat untuk berpikir tentang orang tersebut tampa kita ketahui yang sebebarnya apa yang sedang terjadi. Dalam kehidupannya. Maka oleh sebah itu sebelum kita mengetahui suatu yang terjadi janganlah cepat menyumpulkan seseorang, yang tahu isi hatinya adalah Tuhan tidak menutup kemungkinan dia sedang mempersembahkan yang terbaik dari hidupnya buat Tuhan dalam Roma 12:1. Itu adalah ibadah yang sejati yang berkenang kepada Tuhan, oleh sebab itu kasihlah yang terbaik dari apa yang kita punya persembahkan tubuh, karena tubuhmu adalah kepunyaan Tuhan. Dalam Roma 12:2, mengatakan janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini. Jadilah orang yang luar biasa dalam Tuhan yang selalu membangun hubungan sama Tuhan setiap waktu, melakukan apa yang Tuhan mau Dalam setiap kehidupan kita.

Pikiran kita selalu dibaharui karena kita melakukan apa yang Tuhan mau merenungkan Firman Tuhan siang dan malam. Pola pemikiran kita sudah berubah untuk semakin menjadi serupa dengan Kristus oleh  pembaruan budimu. Sehingga kita dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenang kepada Allah dan sempurna itu yang Tuhan mau kita lakukan sebagai orang yang percaya supaya kita semakin menjadi serupa dangan Allah. Dalam segala suatu menjadi berkat buat orang lain.

 

Jangan melihat dari nilai barapa bayak unag yang diberikan oleh orang yang memberikannya. Kalau kita melihat dari ukuran manusia pasti kita tidak merasa puas. Karena pemberiannya tidak sesuai. Pikiran manusia dengan Tuhan jauh berbeda  oleh sebab itu janganlah mementingkan diri sendiri tahunya menilai pemberian orang. Yang tahu dari segalanya Tuhan apa yang Tuhan lihat? Apakah kita tulus memberikan dengan jumlah yang sangat banyak itu? Di bandingkan dengan ornag yang memberika sedikit dengan memasukan dua perse, yaitu satu duit?. Yang Tuhan lihat bukan berapa banyaknya uangnya hanya saja, kita tulus apa tidak kasih yang persembahan yang benar itu sama Tuhan dalam Markus 12:42-44. Kalau kita memberi berikan dangan tulus hati apa yang ada padamu kembalikan yang seharusnya menjadi milik Tuhan. Belajarlah kasih yang terbaik buat Tuhan, kita dapat belajar dari seorang tokoh Alkitab yang sangat luar biasa memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya seluruh nafkahnya buat Tuhan. Apakah kita bisa seperti seperti janda miskin itu.

Mengabdi kepeda Tuhan dengan seluruh hidupnya melakukan apa yang Tuhan mau merenungkan kebaikkan Tuhan dalam kehidupannya bahkab dia tidak pernah meninggalkan Bait Allah, siang malam. Yang dilakukanya beribadah berpuasa kepada Tuhan itu yang di lakukannya dalam bait Allah tersebut. Marilah kita sama-sama mengabdi dengan sepenuh hati kepada Tuhan sepenuhnya. Lukas 2:37.

Tuhan Yesus Memberkati.

 

Referensi : Lembaga Alkitab Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Jangan Copy Paste, Tuhan Memberkati
WhatsApp Chat disini (Klik)